Hotman Paris : Sekarang Ruhut Memuja Jokowi, Padahal Ruhut Dulu Ngremehin Tukang Mebel Tidak Pantas jadi Presiden

Hotman Paris : Sekarang Ruhut Memuja Jokowi, Padahal Ruhut Dulu Meremehkan Jokowi Tukang Mebel, Tidak pantas Jadi Presiden.
Ruhut Kiri, Hotman Kanan


[Jahizu.com] Pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea mengomentari sikap berpolitik Ruhut Sitompul yang pragmatis, atau bisa dibilang politik kutu loncat. Setelah diberhentikan dari jabatannya di Partai Demokrat sebagai juru bicara

"Saat SBY berkuasa, Ruhut pemuja SBY paling vokal. Kalimat SBY bapak Bangsa sering berkumandang dari mulut Ruhut," tulis Hotman.

Sekarang Ruhut memuja Jokowi, padahal Ruhut dulu meremehkan Jokowi sebagai tukang mebel, tidak pantas jadi presiden.

"Kekuasaan SBY berakhir, Ruhut sudah tidak pernah memuja SBY tapi Ruhut berpaling memuja Jokowi, padahal sebelum Jokowi menang Pilpres, Ruhut berkali-kali meremehkan Jokowi dengan menyebut "Jokowi Tukang Mebel yang tidak pantas jadi Presiden"," kata Hotman lagi.
Baca Juga : 
Di pesan berikutnya, Hotman juga 'menelanjangi' jejak politik Ruhut yang pernah menjadi pengikut setia Akbar  Tanjung di Partai Golkar hingga gagal mendekati Ketum PDIP Megawati.

Pengacara yang pernah dekat dengan aktris Meriam Bellina ini juga menengarai Ruhut sedang berusaha mendekat ke Ahok.

Hotman juga mengkritik lebih dalam rekam jejak Ruhut Si Tompul yang menjadi pengikut setia Akbar Tanjung di Golkar, dan kegagalannya menjilat Megawati Soekarnoputri.

Pesat terakhir Hotman menandakan bahwa Ruhut sedang cari muka ke Ahok, pasalnya Ruhut memandang masa depan politik Ahok makin bersinar.

"Ruhut mendukung Archandra Tahar dan mulai memuja Ahok setelah Ruhut melihat masa depan kekuasaan Ahok makin cerah dan SBY marah. padahal dulu Ruhut menyebut, "Harusnya Ahok malu berkoar-koar," katanya lagi.