Hanya Indonesia, Anggota OPEC yang Senang Rezim Minyak Murah


[Jahizu.com] Penurunan harga minyak mentah tentu saja memukul negara-negara yang tergabung dalam Negara Pengekspor Minyak Mentah Terbesar atau yang biasa disebut dengan OPEC. Namun, ada negara OPEC yang merasa senang meskipun harga minyak mentah melemah.

Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Indonesia "nyaman" dengan harga minyak mentah saat ini. Seperti diketahui, minyak mentah berjangka telah jatuh dari USD100 per barel dan berada di kisaran USD40-USD45 per barel.

Indonesia adalah satu-satunya negara anggota OPEC di Asia yang memiliki perekonomian terbesar di Asia Tenggara. Data OPEC menyebutkan, Indonesia mengekspor minyak mentah sebesar USD6,4 miliar pada 2015.

Sri Muyani memprediksi, minyak mentah akan tetap pada tingkat rendah di kisaran USD40-USD45 per barel, karena adanya gangguan masalah keamanan dan bencana alam.

"Jika kita melihat murni pasokan dan permintaan, saya berpikir bahwa harga tersebut akan bertahan," kata dia saat KTT G20 di Hangzhou, China, seperti dilansir CNBC.

"Kami sudah memasukkan (asumsi harga) ke dalam anggaran di USD40-USD45 per barel. Kita melihat semua situasi baik di sisi pasokan minyak dan gas, serta sisi permintaan, kami nyaman dengan tingkat itu," tambah dia.

Minyak bumi dan gas alam memang menjadi industri utama bagi Indonesia. Meski demikian, ada industri lainnya seperti manufaktur, pariwisata, pertanian, dan pertambangan yang juga signifikan. Indonesia mengekspor 315.100 barel minyak mentah per hari pada 2015, setelah bergabung kembali pada Juli 2016. [okenews]