Jokowi Yakin Banjir Uang Amnesti Pajak di September 2016. Yakin Pak???


[Jahizu.com], Republika BANDUNG -- Presiden Joko Widodo mengatakan hingga saat ini harta yang telah dideklarasikan dalam pelaksanaan amnesti pajak baru mencapai Rp 9,27 triliun.

"Saya sering turun dan tanya tidak men-'diclear' hartanya. Hingga Agustus kok belum masuk, jawabannya karena perusahaan-perusahaan masih menghitung," kata Presiden saat sosialisasi amnesti pajak di Bandung, Senin (8/8).

Jokowi mengungkapkan jika seseorang memiliki 100 perusahaan, maka akan dihitung satu per satu, sehingga perlu waktu untuk menyelesaikan itu semua. "Paling tiga mingguu

Presiden mengakui bahwa dana masuk dari amnesti pajak ini sangat dibutuhkan negara dalam membangun infrastruktur yang membutuhkan anggaran sekitar Rp 4.900 triliun. "Kita sedang gencar bangun infrastruktur membutuhkan Rp 4.900 triliun, tapi dari APBN kita bisa suplai Rp 1.500 triliun dalam tiga tahun, sehingga masih kurang banyak sekali Rp 3.400 triliun, dari mana ya dari ini, arus investais masuk yang kita harapkan dari Amensty pajak," ujarnya.

Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur terus dikejar karena Indonesia tidak ingin kalah berkompetisi dengan negara lain. "Ingat biaya logisuitik kita 2,5 kali lipat dari Singapura, Malaysia karena infratektur kita tidak siap, jalan, bandara, pelabuhan sehingga biaya jadi mahal, dan 'cost' (biaya) dibebankan pada harga. Maka inilah kenapa infrastrukktur kita kejar, karena kita ingin berkompetisi dengan negara lain," kata Jokowi.

Selain bisa untuk membangun infrastruktur, kata Presiden, manfaat dari amnesti pajak ini juga bisa mendorong nilai tukar rupiah. Presiden juga mengatakan memberikan dampak pada peningkatan cadangan devisa negara. "Ini baru Rp 9,27 triliun saja yang dideklarasi, cadangan devisa kita menjadi Rp 111 miliar dolar AS dari 103 miliar dolar," ungkap Presiden.

Jokowi juga mengatakan manfaat amnesiy pajak akan meningkatkan likuiditas perbankan, pertumbuhan ekonomi naik dan penerimaan negara juga akan naik.

Kepala Dirjen Pajak Sigit Priadi Pramudito mengatakan jumlah uang tebusan saat ini Rp 197 miliar dari harta yang dideklarasi senilai Rp 9,27 triliun dengan jumlah wajib pajak 1.294 orang.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/16/08/08/obl9b9382-jokowi-yakin-banjir-uang-amnesti-pajak-di-september-2016

***

Sebelumnya sebagaimana yang dikutup dari kompas, Rabu (5/8/2015) Jokowi pernah juga mengatakan bahwa september 2015 perekonomian indonesia akan meroket.

Tapi apalah kata Jokowi waktu itut, bukannya yang meroket perekonomian melainkan dolar yang meroket hingga menyentuh angka Rp 14.160/1$, Angka dolar paling terburuk sejak tahun 1998.


Janji manis yang berujung pahit mendapat sindirian yang tak kalah lucu dari masyarakat. Roket yang digadang-gadang malah menukik  dan meledak diudara.

Kali ini jokowi yakin dengan kalimat yang lain Yakin akan Banjir Uang Amnesti Pajak di September 2016.
Kita lihat akankah benar akan Banjiran uang, ataukah akan Jakarta yang Kebanjiran?

 Kita tunggu prediksi jokowi kali ini