China Pakai Strategi Kuda Troya Untuk Menjajah Indonesia [Bagian 3]


Jahizu.com - Ketika Trojan Paris melarikan diri bersama Helen (istri dari raja Spartan), perang tidak dapat dihindarkan. Hal tersebut terjadi setidaknya selama 10 tahun sampai akhirnya Trojan dikatakan berhasil dikuasai Yunani.
Merupakan hal yang jenius, Yunani membangun sebuah kuda kayu ("Kuda Trojan") yang sangat besar dengan perut berongga sehingga orang dapat bersembunyi.
Yunani meyakinkan bahwa itu merupakan penawaran damai sebagai hadiah untuk musuh. "Kuda Trojan" kemudian diterima dengan senang hati dan dibawa pada kota pertahanan musuh.
Pada saat malam, tentara Yunani yang sedang bersembunyi di dalam perut Kuda turun dan menyelinap pada rumah-rumah. Lalu, mereka melakukan pembantaian dan menghancurkan Trojan tanpa ragu-ragu.
Itulah gambaran singkat strategi "Kuda Troya" ala Yunani saat itu. Dan strategi perang yang dilakukan Yunani atas Trojan itu skrg ini tampaknya sdg dialami Indonesia, sejak UUD 1945 diamandemen.
Pertahanan Konstitusi (UUD 1945 dan Pancasila) telah dihancurin shg "hadiah" paket utang dan kebijakan ekonomi yg menyangkut hajat hidup orang banyak "dikuasai" asing.
Baca Juga : 

Bahkan, pertahanan pun nyaris "jebol" jika tidak kepergok (spt yg terjadi di Halim). Paket utang berikut proyek plus naker yg ramai masuk ke Indonesia, sy sebut strategi Kuda Troya ala China.
Ditangkapnya lima orang WNA China di kawasan Halim yg sdg "ngebor" smp kedalaman 50 m dg tanpa izin, jangan dipandang remeh. Krn, kawasan Halim ini termasuk Koordinat Militer.
Jika cuma alasan tidak tahu, mengapa masuknya juga diam-diam dan merusak pagar pembatas Jalan Tol Jakarta-Cikampek? Kalau cuma ambil sampel tanah, rasanya koq ga mgkn. Mengapa?
Dengan kedalaman 50 m itu, apa saja bisa dilakukan. Misalnya, pasang alat yg bisa memancarkan sinyal rekaman aktivitas di Pangkalan Halim ke Pusat Kendali di "sono", sangat mungkin.
Jadi, sebaiknya jgn percaya begitu sj dg keterangan ke-5 "naker" tsb. Cara mereka bekerja yg diam-diam sj, jelas sdh melanggar, meski alasannya "ngerjain" proyek "pemerintah" (KCIC).
Selain di Halim, juga ada naker ilegal China lainnya yg sdh ditangkap di Palu. http://eksplorasi.id/lima-pekerja-ilegal-asal-cina-ditangk…/.
Saya menulis ini bukan berarti ANTI CHINA dll, tapi lebih kepada kepedulian saya sbg WNI utk mengingatkan Presiden RI agar mewaspadai akan strategi Kuda Troya ala China ini, ta' iye?

Ditulis :Mochamad Toha